Saka Bhayangkara

Lambang Dalam Saka Bhayangkara

HAI…Kembali lagi dengan Kanal Pramuka. Disini anda bisa menemukan apapun tentang kepramukaan.

Seperti Gerakan Pramuka pada umumnya, Saka Bhayangkara tentu wajib memiliki atribut yang perlu dipakai sebagai penunjang aktivitas para anggota, dewan Saka, maupun pimpinannya. Namun kali ini penulis hanya akan menjelaskan mengenai lambang yang ada di dalam Saka Bhayangkara. Berikut ulasannya.

Pembahasan Lambang Saka Bhayangkara

Lambang adalah identitas sebuah kalangan yang menjadi ciri khas selama beberapa periode. Keberadaannya harus dijaga dengan baik sebagai tujuan mencerminkan kebaikan dari kalangan tersebut. Sama halnya dalam Saka Bhayangkara. Sebagai organisasi resmi, Saka Bhayangkara tentunya memiliki lambang sebagai identitas Kepramukaan dan Kebhayangkaraan.

Kali ini penulis akan menjelaskan mengenai lambang yang ada dalam Saka Bhayangkara. Penjelasan ini berdasarkan yang tertulis di dalam buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara“.

Lambang Saka Bhayangkara

  1. ) Bentuk lambang Saka Bhayangkara berbentuk segi lima beraturan dengan panjang masing-masing sisi 5 cm.
  2. ) Isi lambang Saka Bhayangkara terdiri atas beberapa bagian yaitu:
  • PERISAI, dengan ukuran gambar:
  1. Sisi atas : 3,5 cm
  2. Sisi miring atas kiri : 1 cm
  3. Sisi miring atas kanan : 1 cm
  4. Garis tegak tinggi : 8 cm
  5. Garis tengah mendatar : 8 cm
  • BINTANG TIGA, masing-masing dengan garis tengah 0,5 cm
  • OBOR, dengan ukuran gambar:
  1. Tangkai panjang : 1,5 cm
  2. Tinggi nyala api : 1 cm

3.) Gambar lambang Gerakan Pramuka, berupa dua buah Tunas Kelapa dan simetris, dengan ukuran:

  • Garis tengah kelapa : 1 cm
  • Tinggi tunas : 2 cm
  • Panjang akar :  0,5 cm

4. ) Tulisan dengan huruf kapital yang berbunyi SAKA BHAYANGKARA sebagai tanda bahwa tulisan tersebut adalah bagian dari identitas yang terdapat di dalam lambang tersebut.

5.) Warna lambang Saka Bhayangkara yaitu:

  • Warna dasar lambang Saka Bhayangkara MERAH
  • Warna dasar perisai bagian atas KUNING dan bagian bawah HITAM
  • Warna Tunas Kelapa KUNING TUA
  • Warna Obor: Nyala api MERAH dan Tangkai obor bagian bawah PUTIH serta Tangkai obor bagian atas HITAM dan ditengahnya ada GARIS PUTIH
  • Warna tiga bintang KUNING TUA
  • Warna tulisan HITAM
  • Warna bingkai HITAM dan lebar bingkai 0,5 cm

6. ) Di dalam lambang tersebut pula ternyata terdapat arti kiasan di dalamnya. Berikut adalah Arti Kiasan Lambang Saka Bhayangkara yaitu:

  • Bentuk segi lima melambangkan falsafah Pancasila.
  • Bintang tiga dan perisai melambangkan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Obor melambangkan sumber terang sejati.
  • Api yang cahayanya menjulang tiga bagian melambangkan Triwikrama (tiga pancaran cahaya) yaitu :
  1. Kesadaran;
  2. Kewaspadaan (Kawaskitaan);
  3. Kebijaksanaan.
  • Tunas Kelapa menggambarkan Lambang Gerakan Pramuka dengan segala arti kiasannya.
  • Keseluruhan Lambang Saka Bhayangkara mencerminkan sikap perilaku dan perbuatan anggota Saka Bhayangkara yang aktif berperan serta membantu usaha memelihara dan membina tertib hukum dan ketentraman masyarakat, guna mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, yang mampu menunjang keberhasilan pembangunan, serta mampu menjamin tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

7.) Pemakaian Lambang Saka Bhayangkara menurut buku “Petunjuk Pemakaian Satuan Karya Pramuka Bhayangkara” adalah:

  • Tanda Saka Bhayangkara dipakai oleh anggota Saka Bhayangkara, Dewan Saka Bhayangkara, Pemimpin dan Wakil Pemimpin Krida, Pamong Saka Bhayangkara, Instruktur Saka Bhayangkara, Pimpinan Saka Bhayangkara dan Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara.
  • Tanda Saka Bhayangkara dikenakan/dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan, dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bhayangkara.
  • Tanda Saka Bhayangkara dikenakan/dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan, dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bhayangkara.

Ternyata, lambang Saka Bhayangkara juga terdapat Tanda Krida Saka Bhayangkara dan Tanda Kecakapan Khusus. Berikut adalah penjelasannya sesuai dengan yang tertulis di dalam buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara“.

Tanda Krida Saka Bhayangkara dan Tanda Kecakapan Khusus

8.) Tanda Krida Saka Bhayangkara

  • Menurut buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara“, Tanda Krida Saka Bhayangkara adalah tanda pengenal satuan terkecil dalam Saka Bhayangkara yang mendalami keterampilan tertentu.
  • Tanda Krida Saka Bhayangkara berbentuk segi empat dengan ukuran 4 x 4 cm dengan gambar dan tulisan menurut bidang kegiatan krida masing-masing dalam Saka Bhayangkara.
  • Tanda Krida ditempatkan pada lengan baju sebelah kiri di bawah Tanda Saka Bhayangkara.
  • Tanda Krida Saka Bhayangkara dikenakan/dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan, dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bhayangkara.
  • Tanda Krida Saka Bhayangkara hanya dikenakan/dipakai oleh anggota Krida yang bersangkutan dan tidak dikenakan/dipakai oleh Pamong Saka Bhayangkara, Instruktur Saka Bhayangkara, Pimpinan Saka Bhayangkara dan Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara.

9.) Tanda Kecakapan Khusus

Berikut penjelasannya menurut buku “Petunjuk Penggunaan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara” diantaranya :

  • Pimpinan Saka Bhayangkara dapat mengusulkan pengadaan Syarat dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) kepada Kwartir Nasional dengan memperhatikan prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam Gerakan Pramuka.
  • Pemberian dan rekomendasi TKK:
  1. Pamong Saka Bhayangkara dapat memberikan TKK kepada anggota Saka Bhayangkara setelah yang bersangkutan dapat menyelesaikan SKK yang diberikan oleh Instruktur yang bersangkutan.
  2. Pamong Saka Bhayangkara dapat memberikan rekomendasi pemakaian TKK kepada Pramuka di luar Saka Bhayangkara setelah yang bersangkutan dapat menyelesaikan SKK yang diberikan oleh Instruktur.
  • Pengusulan macam dan jenis SKK dan TKK tersebut diatas, disesuaikan dengan petunjuk penyelenggaraan yang berlaku.

Begitulah ulasan mengenai lambang yang ada dalam Saka Bhayangkara. Seperti penjelasan diatas, lambang yang ada dalam Saka Bhayangkara tentunya tidak jauh dari cara kita menjaga nama baik Saka Bhayangkara. Sekian. Salam Pramuka!

 

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close