Saka Bhayangkara

Kegiatan dan Sarana Saka Bhayangkara

HAI…Kembali lagi dengan Kanal Pramuka. Disini anda bisa menemukan apapun tentang kepramukaan.

Sudah banyak yang dijelaskan hal mengenai Saka Bhayangkara termasuk pengenalan maupun lainnya. Dan sudah jelas tujuan Saka Bhayangkara baik bagi anggota, dewan, dalam krida, Pamong, dan masih banyak lagi yang ada di dalamnya. Salah satu tujuannya yaitu untuk mengembangkan pendidikan pertahanan dan bela negara.

Namun, apa kegiatan yang dilakukan? Dan bagaimana sarana prasarana yang dapat mendukung kegiatan tersebut berjalan dengan lancar? Kali ini, penulis akan menjelaskan kepada anda tentang kedua hal itu. Mari kita simak bersama.

Sifat dan Ruang Lingkup Saka Bhayangkara

Sudah kita ketahui bersama bahwa sifat Saka Bhayangkara adalah terbuka. Berikut sedikit penjelasan mengenai sifat dan ruang lingkup dalam Saka Bhayangkara tersebut menurut buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara” adalah:

  1. Kegiatan Saka Bhayangkara yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang Kebhayangkaraan sehingga memiliki sikap dan perilaku sesuai dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta Sistem Among.
  2. Kebhayangkaraan secara umum.
  3. Kamtibmas yang diterapkan dalam kegiatan Krida.
  4. Bakti kepada masyarakat, bangsa dan Negara dalam rangka menumbuhkan rasa pengabdian secara nyata dan produktif atas dasar kesadaran serta kemauan sendiri secara swakarsa, swadaya dan swasembada.

Sebelum lanjut ke materi selanjutnya, apakah anda mengetahui arti swakarsa, swadaya, dan swasembada? Mari kita bahas bersama. Swakarsa berarti keinginan sendiri tanpa paksaan siapapun. Swadaya berarti kekuatan yang dimiliki diri sendiri. Sedangkan Swasembada berarti dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Bisa dipastikan Saka Bhayangkara memang bersifat terbuka, organisasi yang bersedia menerima siapapun yang ingin berlatih dengan sungguh-sungguh dan mandiri.

Bentuk dan Macam Kegiatan

Saat ini anda sudah mengetahui sifat dan ruang lingkup dari Saka Bhayangkara. Lalu, bagaimana bentuk dan macam kegiatan yang ada dalam Saka Bhayangkara sesuai yang tertulis dalam buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara” adalah:

  1. Latihan Saka Bhayangkara secara berkala dilaksanakan di luar latihan gugusdepan.
  2. Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara disingkat Pertikara yaitu perkemahan yang diikuti oleh anggota Saka Bhayangkara dalam rangka membaktikan diri kepada masyarakat yang diisi dengan kegiatan bakti Saka Bhayangkara, dalam rangka ikut serta bertanggung jawab memelihara, membina, menciptakan dan mengembangkan suasana aman dan tertib dikalangan masyarakat sesuai dengan bekal pengetahuan dan kemampuan yang ada pada dirinya, misalnya: kegiatan Lalu Lintas, pencegahan dan penanggulangan bencana alam, keamanan dan ketertiban masyarakat dan pengamanan tempat kejadian perkara.
  3. Lomba Saka Bhayangkara disingkat Lokabhara yaitu kegiatan lomba yang diikuti oleh para anggota Saka Bhayangkara dalam rangka memperagakan kemampuan pengetahuan, hasil kegiatan, keterampilan dan kecakapan Saka Bhayangkara.
  4. Perkemahan Antar Saka disingkat Peran Saka yaitu kegiatan yang diikuti oleh berbagai macam Saka (lebih dari satu Saka) dalam rangka bertukar pengetahuan dan pengalaman.
  5. Kegiatan berkala yang dilaksanakan dalam menghadapi kejadian-kejadian penting tertentu, misalnya: Hari Besar Nasional, Hari Pramuka, Hari Bhayangkara, Hari TNI dan lain sebagainya.

Ada pula tingkat kegiatan di setiap kegiatannya. Tingkat seperti apakah itu? Mari kita simak bersama

Tingkat Kegiatan Saka Bhayangkara

Menurut buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara“, tingkat kegiatan dalam Saka Bhayangkara diantaranya:

  1. Latihan Saka Bhayangkara dilaksanakan di tingkat ranting dengan dipimpin oleh Dewan Saka Bhayangkara, serta didampingi oleh Pamong Saka Bhayangkara dan Instruktur Saka Bhayangkara.
  2. Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara diselenggarakan di tingkat Cabang, Daerah dan Nasional sekurang-kurangnya sekali dalam satu masa bakti yang bersangkutan.
  3. Lomba Saka Bhayangkara diselenggarakan di tingkat Cabang, Daerah dan Nasional, dengan ketentuan waktu:
  • Tingkat Cabang sekali dalam 3 (tiga) tahun;
  • Tingkat Daerah sekali dalam 4 (empat) tahun;
  • Tingkat Nasional sekali dalam 5 (lima) tahun

4. Perkemahan Antar Saka diselenggarakan di tingkat Cabang, Daerah dan Nasional, yang penyelenggaraanya sesuai dengan kepentingannya.

5. Kegiatan berkala dilaksanakan di tingkat Ranting, Cabang, Daerah dan Nasional, sesuai dengan kepentingannya.

Sarana Saka Bhayangkara

Dalam beberapa kegiatan di sebuah organisasi tentunya harus memiliki sarana sebagai penunjang keberadaan anggota maupun pimpinan lainnya. Berikut penjelasannya sesuai yang tertulis di dalam buku “Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara“:

  1. Tersediannya sarana dan prasarana yang dapat mendukung kegiatan Saka Bhayangkara.
  2. Saka Bhayangkara harus dapat memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia di lokasi kegiatan.
  3. Dengan bantuan Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara, Kwartir dan Pimpinan Saka Bhayangkara yang bersangkutan, Pamong Saka Bhayangkara beserta Instruktur Saka Bhayangkara mengusahakan adanya sarana yang memadai, baik dalam jumlah maupun mutu.

Begitulah kegiatan dan sarana dalam Saka Bhayangkara serta sifat dan ruang lingkup yang penulis jelaskan untuk anda. Semoga bermanfaat danĀ Salam Pramuka!

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close